‘Tetaplah di Sini’ Bersama GIE

Band asal Jogja, Gie meluncurkan single terbaru berjudul ‘Tetaplah di Sini’. Ini menjadi single keempat yang mereka luncurkan setelah dua single sebelumnya. Gie juga telah merilis satu mini album di tahun 2015, serta satu karya tunggal lainnya di 2016. Lewat ‘Tetaplah di Sini’, Gie menggali lebih dalam tentang sebuah kenyataan, yang nampaknya menjadi suatu hal yang sangat menyakitkan bagi mereka yang belum siap untuk menghadapinya. Bagaimana jika kenyataan itu berhadapan langsung dengan perasaan, dimana segala hal yang sangat sensitif tersimpan dengan sangat rapi di sana.

Lewat ‘Tetaplah di Sini’, band yang beranggotakan Wimar (vokal), Gatra (gitar), Denny (bass), Kaka (keyboard), dan Subangkit (drum) ini mengajak para pendengar untuk menyadari lebih dalam mengenai kekuatan perasaan yang selama ini mungkin belum mereka sadari. Menurut Gatra penulis lagu, karya ini bercerita tentang sebuah malam yang diharapkan dapat menjadi penguat keyakinan untuk menghadapi kenyataan. Ia ingin menggambarkan bagaimana jika sebuah hubungan dihadapkan pada kondisi demikian, yang diharapkan ialah persiapan untuk saling menguatkan satu sama lain agar kenyataan tak menjadi menakutkan.

Gatra melanjutkan “Bahwa kebahagiaan bukanlah perkara waktu, tempat atau kebersamaan, melainkan apa-apa yang ditanam dan dirawat baik dalam pikiran. Karena kita hidup dalam kenyataan, dimana yang terjadi benar-benar terjadi walau pun itu adalah sesuatu yang sangat menakutkan. Kita tidak hidup layaknya seperti di negeri harapan, yang mana segala sesuatunya kerap dikemas dengan indah dan menyenangkan,” kata Gatra lebih memperjelas pesan dari karya yang ia proses bersama dengan teman-temannya di Gie. (*)

Menurut bassist Gie, Denny ‘Tetaplah di Sini’ tidak hanya menjadi sebuah karya yang memiliki arti sangat mendalam, namun dari segi musikalitas, materi ini menjadi wajah baru Gie yang sebenarnya. ‘Tetaplah di Sini’ menjadi representasi para personil Gie pada musik yang selama ini menginspirasi mereka.

“Musik yang digubah dalam single ini menurut kami tidak terkesan dipaksakan untuk mengikuti arus musik tertentu. Bisa dibilang ‘Tetaplah di Sini’ merupakan karya yang lebih jujur melebihi karya-karya yang pernah kami ciptakan sebelumnya,” papar Denny.

Dalam proses penggarapan single terbarunya ini, Gie melibatkan beberapa pihak yang ikut terjun secara langsung. Beberapa di antaranya seperti Jogja Audio School yang menjadi tempat mereka untuk merekam karya tersebut, juga Rumah Rekam yang menjadi ruang bagi Gie melakukan proses finishing untuk lagu ‘Tetaplah di Sini’.

Gie juga melibatkan Regga Hendarto untuk pengerjaan cover art dari single ini. “kami mau kasih bocoran, bahwa single ini bisa dibilang sebagai materi pembuka dari album penuh kami yang rencananya siap dirilis dalam waktu dekat,” tambah Wimar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *