Tanoker Kampung Egrang

Tanoker dalam bahasa Madura berarti kepompong, karena memang rata2 masyarakat Jember adalah pendatang dari suku Madura.

Trip Salam Indonesia Singgah di Kampung Tanoker Jember berniat mengarsipkan Egrang yang konon masih sangat lestari di kampung ini, namun sehari nginap dan tinggal disana, kami semua di buat jatuh cinta.

Luar biasa! 2009 didirikan, Tanoker menjadi tempat pendampingan untuk anak buruh migran yg jauh dari ortu. Bahkan beberapa anak tidak pernah bertemu dengan ortunya.

Pasangan Supo dan Cicik berinisiatif memperkenalkan Egrang sebagai langkah pelestarian budaya.
Berawal iseng konvoi Egrang dijalanan,
kampung ini mendadak terkenal sampai ke tingkat dunia dan akhir nya membuat festival besar setiap tahunnya.

Kampung yg benar2 menginspirasi Aku pribadi dalam pemberdayaan masyarakat. Ibu2 dilibatkan membuat kerajinan untuk dikelola bersama. Mereka jg mengkoordinir rumah2 warga untuk dijadikan guesthouse desa wisata.
Kamu bisa berkunjung, menginap, bermain dan berbagi ilmu.

Terakhir sebelum pulang.
Tim #TripSalamIndonesia dibikin shock melihat mereka yg gak pernah ketemu orang tua, masih kepikiran juga melakukan baksos di panti asuhan.

Puas sekali berada ditengah mereka.
Senang juga diberi kesempatan berbagi pengalaman..
Maturnuwun Tanoker. 🙏🏿

 

Sampai jumpa di Festival Egrang ke 9 bulan september nanti.

SALAM INDONESIA

3 Replies to “Tanoker Kampung Egrang”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *