SAWAH SPIDER

Kali ini kami mendapat kesempatan untuk berkunjung ke Sawah Spider setelah tahun lalu kami gagal mengunjunginya.

Kali ini alam sedang berpihak kepada kami.

Perjalanan menuju Ruteng yang kemarin sempat terkendala karena longsor kini sudah bisa dilewati.

Sehingga kami membagi tim menjadi 2, yaitu tim sawah spider dan tim packing.

Tim sawah spider berangkat lebih awal dari tim packing karena mereka mengajar matahari pagi.

Tim packing beberes lokasi camp setelah 2 malam menginap di Labuan Bajo.

Sedih rasanya harus meninggalkan camp yang begitu indah di bukit cinta Labuan Bajo.

Mobil pertama berangkat menuju ke lokasi sawah spider yang jaraknya sekitar 2 jam dari Labuan Bajo.

Lokasinya berada di Ruteng, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, tepatnya berada di Desa Cancar.

Kami disambut oleh anak-anak warga lokal dan ditemani menuju ke lokasi.

Perjalanan yang kami lewati yaitu naik ke bukit dengan menyusuri anak tangga hingga jalan tanah setapak yang dipenuhi semak belukar. Jika dilihat dari jalan raya desa, sawah itu terlihat seperti sawah pada umumnya.

Setelah mendaki bukit sekitar 100 meter, baru terlihat keelokan lodok Desa Cancar atau bentuk sawah yang berbentuk spider.

Garis pematang sawahnya benar-benar seperti gambar jaring laba-laba raksasa. Sawah yang aslinya berbentuk lingkaran itu diiris garis pematang sawah berbentuk segi tiga, lalu menjadi seperti jaring laba-laba.

Sawah spider juga terkenal dengan nama sawah Lodok yaitu pusat dari lahan adat.

Lahan adat ini adalah tanah milik suatu kampung yang digarap bersama oleh warga kampung. Sementara Lingko adalah sistem pembagian tanah adat milik kampung. Tanah ini dibagikan oleh ketua adat yang membagi pengelolaan lahan melalui upacara adat.

Pembagian lahan sawah seperti ini konon katanya hanya ada satu di Indonesia.

Selain karena unik, keindahannya kini dijadikan sebagai lokasi wisata.

Tidak heran jika kini ramai dikunjungi.

Setelah berkunjung ke sawah Lingko, tim mencari kesejukan di danau Merese sembari menunggu tim packing datang.

Begitu indah dan banyak yang bisa diexplore ditempat ini, dan terimakasih kepada kesempatan kepada semesta dan Tuhan karena kita berhasil berkunjung ke tempat ini!

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *