Sanders Hates Chicken Bagikan Gratis 10.000 keping CD ‘Drama Dunia’

Sanders Hates Chicken (SHC) adalah sebuah proyek musik senang-senang yang begitu serius. Bagaimana tidak serius, mereka cukup produktif membuat lagu, dan baru saja menelurkan album penuh bertajuk ‘Drama Dunia’. Judul album Sanders Hates Chicken ini diambil dari satu lagu mereka di album ini.

Album ini dirilis sebanyak 10.000 keping CD, dan dibagikan secara gratis. Menurut vokalis Arman Harjo album ini adalah sebagai bentuk rasa syukur SHC kepada teman-teman yang sudah mendukung dan menyemangati selama ini. “Rasanya ini semua kecil dibanding apa yang telah kami terima dari teman teman sekalian,” katanya.

Hal ini, lanjutnya, sekaligus merupakan upaya untuk mengabadikan nama SHC setidaknya di 10.000 ingatan. “Sebelum CD punah makan kami bagikan gratis untuk semua mungkin 20 atau 50 tahun mendatang, album kami bisa menjadi barang langka bernilai tinggi. Album ‘Drama Dunia’ ini juga bisa diunduh secara gratis di kanal SHC.

Artwork album ‘Drama Dunia’ berupa visual seorang anak yang sedang bermain piano di bawah pohon besar yang kering. Ia bermain piano di tengah hujan badai yang berlokasi di areal pemakaman. Menurut vokalis Arman Harjo, Ini mengandung makna bahwa pada situasi terburuk apapun jiwa jiwa yang senantiasa bersyukur dan berserah pada Tuhan akan menemukan keindahan sekalipun itu teramat sulit. “Untuk itu manusia menciptakan sebuah kata “harapan” ujarnya. Artwork album ini dibuat oleh seniman Danur Rahrakai, sosok misterius yang juga membuat atwork untuk beberapa band luar maupun dalam negeri.

Lagu ‘Drama Dunia’ memiliki makna yang cukup dalam. Dimulai dari perjalanan spiritual Arman mencari makna hidup. Ia melihat setiap orang berjuang mati matian untuk mengejar segala sesuatu yang sejatinya hanya untuk ditinggalkan. Sebut saja sebagai pencarian kebahagiaan yang semakin diburu seolah olah kebahagiaan itu menjauh. Lalu disimpulakan bahwa hidup ini hanyalah drama. “Maka yang sebaik baiknya dilakukan adalah kita memerankan lakon kita dengan sepenuh hati,” tegas Arman.

Lagu ‘Bye Bye’ cukup sakral untuk SHC, lagu ini bercerita tentang persahabatan dan perpisahan yang pernah dialami oleh semua orang ketika beranjak dewasa. Satu persatu sahabat dan kita sendiri punya kehidupan lain. Mulai berkeluarga, sibuk dengan pekerjaan, dan sebagainya. Maka hal-hal kecil dan sederhana bersama teman teman adalah peristiwa yang paling dirindukan. Untuk kebanyakan kita masa remaja adalah masa masa paling indah dan paling liar dengan kenangan indah tentang persahabatan.

Lagu lainnya ‘Gila’ SHC berkolaborasi dengan MC Fira Sasmita yang bernyanyi dengan suara seraknya yang syahdu. Ini merupakan lagu patah hati yang cukup lugu dan jujur. Arman menjelaskan bahwa dalam hal apapun kita bisa menjadi ahli jika melakukan sesuatu secara konsisten. Contohnya orang yang rajin berlatih gitar, atau memasak lambat laun akan menjadi handal. “Namun tidak untuk urusan asmara. Kita akan cenderung menjadi semakin bodoh karena logika tidak bekerja pada saat-saat ini terjadi,” jelasnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *