Madura Punya Cerita

19 Maret 2019. Pagi ini, cuaca tidak seburuk hari kemarin.
Cuaca cerah yang sudah ditunggu-tunggu oleh tim Trip Salam Indonesia, akhirnya datang.


Niat untuk kembali ke Madura sudah bulat. Saatnya tancap gas melewati jembatan Suramadu menuju pulau yang terkenal dengan sate-nya.

Suramadu berdiri megah di atas selat madura, merupakan jembatan terpanjang di Indonesia. Jembatan ini memudahkan akses pulau Madura dan Jawa.


Kali ini tim Trip Salam Indonesia mencari tukang cukur madura yang terkenal menyebar di seluruh pelosok Indonesia. Tidak sulit menemukan mereka di kanan kiri jalan. Ini saatnya tim membuktikan kehebatan cukur rambut Madura dibandingkan dengan barbershop di kota kota.


Perbedaan keduanya hanyalah berbagai alat canggih yang tidak dimiliki oleh tukang cukur rambut Madura. Namun untuk keahlian cukurnya, jangan diragukan. Terbukti Erix mencukur rambutnya dan tampak lebih fresh.


Sore harinya, seluruh tim menuju ke Arosbaya. Tempat ini direkomendasikan oleh warga lokal yang siap menemani berkeliling Madura. Arosbaya adalah bukit kapur yang berlokasi di daerah Bangkalan Madura, menariknya adalah lokasi ini masih sangat privat!


Arosbaya merupakan tebing tinggi menjulang berwarna coklat dan goa goa bekas penambang membuat bentuk berundak. Tanaman tanaman hijau membuat pemandangan semakin cantik dengan warnanya yang kontras. Ditemani berbagai kolam air yang memancarkan warna kehijauan, serta para warga bekerja untuk mata pencaharian.

Mereka bekerja sebagai penambang batu kapur. Dan menyebut bahwabatu kapur ini lebih kuat dari Batu Bata dan menjadi bahan baku rumah-rumah di Madura.


Menjelang malam, tim Trip Salam Indonesia memutuskan untuk camping. Walaupun hujan mengguyur Bangkalan, Madura.

Seluruh tim trip salam Indonesia membangun tenda pertamanya dengan antusias. Ini adalah camping pertama yang dilakukan tim Trip Salam Indonesia di alam terbuka.

Ditemani masakan yang masih hangat, ngobrol, bersantai, hujan dan tidak lupa yang semakin seru adalah “punglinya”!

Sangat disayangkan memang, saat meminta izin lokasi tim sudah membayar sesuai dengan perjanjian, dan kali ini tim dimintai lagi dengan dalih uang keamanan.

Tidak ada pilihan lain selain membayar, karena situasi malam itu juga tidak akan terbayar.

Tim istirahat karena lelah seharian agar esok bisa melanjutkan perjalanan yang lebih menantang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *