LABUAN BAJO

Malam ini seluruh tim merasakan sensasi menginap di hotel Bintang banyak dengan pemandangan langit luas serta hawa dingin yang langsung mengenai tenda.

Sebelum istirahat kami disuguhi makanan khas pesisir, yaitu Ikan oleh kawan lama kami, yaitu Maksi dan Alan. Kami merasakan masakan khas pesisir tersebut sambil bercengrama dan menceritakan pengalaman kami selama perjalanan.

Tim terbangun karena matahari sudah terbit, sehingga hawa menjadi sedikit panas.

Kali ini tim dipecah lagi menjadi dua, yaitu tim laut dan tim darat. Pemecahan tim biasanya dilakukan karena banyak hal yang bisa diexplore dengan waktu yang cukup singkat.

Tapi hal itu tidak menjadi masalah untuk kedua tim, kita sama sama memiliki tujuan mengexplore keindahan Indonesia di mata dunia.

Tim laut yang terdiri dari Erik, Cemot, Ferdi dan Guplak kali ini mencoba merasakan diving dan snorkling di laut kawasan Labuan Bajo yang memang sudah diakui keindahannya.

Tim darat yang terdiri dari Isa, Deka, Trio, Soba dan Tia menuju ke Goa Rangko yang kini semakin banyak diperbincangkan.

Tim laut berangkat lebih pagi dibandingkan tim darat karena mereka tidak ingin kesorean seperti tahun lalu.

Tim darat yang tengah dalam perjalanan mendapatkan kendala karena terkena ulat bulu di mobil, sehingga seluruh tim merasa gatal-gatal.

Kejutan yang didapatkan oelh tim darat adalah ternyata harus melalui kapal kecil untuk menyebrang ke Gua Rangko.

Gua ini masih berada di Pulau Labuan Bajo, hanya saja akses yang sulit membuat tidak bisa dilewati dengan jalur darat.

Gua itu berada masuk ke dalam, jalanan yang dilalui cukup sulit.  Stalaktit dan stalakmit yang menyapa kami dengan garangnya.

Tim laut yaitu Ferdi, Cemot dan Guplak mencoba merasakan sensasi snorkling, Erik menyelam untuk diving dan membuktikan sensasi pusaran air di bawah laut.

Pusaran itu ternyata memang seram, namun pemandangannya luar biasa indah.

Di dalam gua tim mendapatkan ketenangan dari air yang ada di dalam gua dan tamapak tenang. Tim menyeburkan diri untuk merasakan berenang di bawah gua.

Gua yang dingin dan sedikit gelam tampak semakin indah ketika matahari matahari masuk ke dalam lubang gua.

Selesai berenang di dalam gua, tim darat kembali mendapatkan kejutan yaitu mampir merasakan pulau kecil berpasir putih di perjalanan kembali.

Pengalaman yang dirasakan tim laut tidak ada duanya, mereka bertemu dengan ikan warna warni yang berenang kesana sini, melihat lumba lumba, serta burung burung yang beterbangan.

Sorenya tim laut dan darat kembali ke rumah alam kami, yaitu basecamp dengan rasa lapar.

Tim yang saling bertemu bertukar cerita dan pengalaman sembari merasakan makanan yang sudah matang.

Indonesia memang negara maritim yang kaya akan laut, sehingga tidak dipungkiri kedua belah tim untuk menuju lokasi masing masing harus melewati lautan yang indah.

Walaupun harus melalui usaha yang keras untuk menuju ke beberapa lokasi yang ada, namun itu adalah cerita menarik dan perjalanan yang mengasikan yang harus dilalui.  Perjalanan menyadarkan kita bahwa Indonesia memang sangat kaya, bukan hanya alam dan budayanya, namun warganya yang selalu membuat tidak pernah bosan.

Walaupun hari ini sedikit lelah, tim beristirahat untuk kembali melanjutkan perjalanan selanjutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *