Komunitas Motor, Penting Nggak Sih?

Sebagai mahluk sosial pastinya kita tidak bisa hidup sendirian. Kita mesti membutuhkan orang lain, baik itu untuk saling berbagi ilmu, berinteraksi, hingga saling berkasih sayang. Karena itu banyak adanya komunitas-komunitas yang berupa sekumpulan orang yang bergabung dengan ketertarikan yang sama terhadap suatu bidang, baik sekedar hobi maupun bisnis tertentu. Satu di antaranya adalah komunitas sepeda motor.

Dalam sebuah komunitas, ada interaksi, hubungan, dan komunikasi erat yang karena adanya kesamaan hobi. Contohnya di komunitas motor kita bisa berbagi tips seputar motor, saling konsultasi tentang motor. Kita juga bisa melakukan transaksi jual-beli aksesoris dan sebagainya.

Bergabung dengan klub motor itu menurutku perlu, terlepas dari urusan permotoran, kan kita harus punya banyak teman. Berkomunitas itu bagus untuk kita mendapatkan banyak informasi. Menurutku yang nggak perlu itu adalah kumpuk komunitas yang cuma nongkrong-nongkrong doang. Jadi kesimpulannya berkomunitas itu nggak harus cuma nongkrong-nongkrong aja, tapi juga berkomunitas dengan media yang sekarang ada. Karena yang paling penting itu informasinya, jadi nongkrongnya ya nggak sekedar tiap malam minggu, harus di perempatan mana, itu kan kelihatan banget kayak nggak punya kerjaan toh?

Contohnya kayak komunitasku DOESdive Squad ini lagi akan gathering, kumpul bareng, setelah hampir delapan bulan nggak menyelam bareng. Bayangkan, delapan bulan sekali, itu pun karena memang orangnya sibuk semua, bekerja semua ya harus cari jadwal yang bener-bener pas, makanya kadang aku yang ngalah, dan aku yang harus ke Jakarta buat kumpul bareng.

Sebenarnya komunitas itu seperti keluarga sendiri. Untuk komunitas motor, rata-rata aku bikin komunitas sendiri, seperti Soekamtrail, dan Soekamtiride, kalau memang dibuat berkesinambungan ya pasti akan banyak yang gabung.

Lalu kenapa aku nggak gabung dengan komunitas gede yang sudah ada, ya satu lagi karena masalah waktu. Aku bukan orang yang cukup ‘selow’ untuk bisa eksis di komunitas itu. Toh banyak jalan tentunya untuk kita bisa gabung ke sebuah komunitas, tergantung tujuannya aja. Kalau tujuanku masuk komunitas tertentu untuk mendapatkan banyak teman, mendapatkan informasi untuk hobi tersebut. Kalau informasi itu cukup aku dapat dari bengkel yang komunitasnya memang sudah gede, ya cukup aja menurutku. Contoh komunitasnya Mas Lulut Wahyudi (Kustomfest), itu kan temenku semua, jadi aku nggak harus ikut aktif nongkrong juga, kalau ada apa-apa tinggal minta bantuan, ya pasti dibantu. kalau butuh informasi tentang mesin ini dan itu, pasti juga dapat infromasinya.

Kalau di ranah maya, aku ikutan beberapa komunitas street cub. Pernah suatu ketika Endank Soekamti main di Samarinda dan dijemput di bandara sama komunitas di sana. Aku sangat senang, tapi kan kadang-kadang malah ngerepotin. Komunitas motor yang sehat menurutku anggotanya harus merasa sejajar, apapun latar belakangnya. Baik pejabat, pembalap, musisi, artis, semua diperlakukan sama. Buat aku kayaknya nggak cocok untuk masuk ke komunitas yang terlalu ramai. Kalau nongkrong tapi cuma foto-foto aja kan jadi capek juga. Kita kan maunya sama, yaitu senang-senang.

Ngomong-mgomong soal motor street cub punyaku, itu aku bikinnya iseng karena bentuknya memang lucu, karena saat itu lagi kurang gawean akhir aku bangun motor street cup dengan bahan Honda 70.  Ternyata main motor itu udah kayak candu,  jadi gatel mau bikin apa lagi ya?

Memodifikasi motor bebek tentu tidak bisa dilakukan secara asal-asalan. Selain penampilan, faktor performa, kenyamanan dan keamanan juga penting dan harus diperhatikan. Motor yang satu ini murah meriah, lucu, jadi aku ingin bikin sesuatu yang cantik. Kalau orang berlomba-lomba bikin motor besar, aku mau coba kustom motor kecil, tapi yang naik tetap orang besar, maksudnya yang berjiwa besar. hahaha…

Honda 70 alias pitung ini aku jadikan sedikit chopper, keunggulannya sama seperti motor lain, hanya saja bentuknya lebih lucu. Penampakan motor ini ada di video klip Endank Soekamti ‘Liburan’ dimana kalian bisa melihat penampakan king kong mengendarai sepeda kecil. (*)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *