KEINDAHAN PULAU TIMOR

Memasuki destinasi trip salam Indonesia selanjutnya, kami disuguhi sebuah pemandangan layaknya negeri dongeng dan setting di film film.

Fatumnasi terselip di celah pegunungan. Tidak jauh dari desa ini terlihat puncak Gunung Mutis, gunung tertinggi di Pulau Timor.

Di Fatumnasi mengambang di awang-awang seakan meneduhi seantero pulau.

Fatumnasi adalah sebuah desa kecil ini begitu tenang, jauh dari keramaian, sedikit banyak lantaran sulitnya akses transportasi untuk masuk ke sini.

Sejauh mata memandang tampak gradasari warna langit biru dan hamparan padang rumput berwarna hijau.

Udara sejuk, serta hewan hewan yang bebas berkeliaran menambah suasana di Fatumnasi semakin menawan.

Fatumnasi berarti batu tua.

Di tanah tinggi inilah tinggal Suku Mollo, sebuah etnis pedalaman Timor.

Hal yang unik di sini, adalah adanya rumah rumah modern yang masih menjaga rumah tradisinal bentuk lopo yang gondrong, atap alang-alangnya memanjang hingga ke tanah.

Hal ini dikarenakan lopo di tanah ini berfungsi sebagai rumah yang membendung dinginnya udara gunung.

Tidak hanya itu, rumah itu juga digunakan untuk meletakan berbagai bahan pangan serta tempat beristirahat ketika dingin menerjang.

Destinasi kami adalah menuju ke sebuah hutan bonsai yang masih berada dalam satu lokasi.

Perjalanan menuju lokasi kami bertemu dengan batu-batu besar ini berbentuk unik yang menjadi daya tarik wisata di Fatumnasi.

Selanjutnya akan disambut oleh pohon-pohon Ampupu berusia ratusan tahun yang ketika kabut datang tampak begitu mistis.

Penduduk setempat menyebut pohon-pohon ini bonsai alam karena tampilannya yang seperti bonsai raksasa.

Bonsai alam ini  merupakan salah satu daya tarik Cagar Alam Gunung Mutis dan masih terjaga keasirannya hingga kini.

Kami tidak ada waktu yang lama menikmati keindahan alam ini.

Namun kunjungan yang hanya sebentar membuat kami sangat terkesan.

Kami segera melewati jalan jalan terjal menuju pantai Kolbano. Pantai ini merupakan salah satu daya tarik di Pulau Timor.

Sesampainya di pantai kami tidak melihat hamparan pasir hitam maupun putih yang akan kalian lihat melainkan hamparan bebatuan yang terlihat cantik berwarna-warni.

Tak hanya itu saja, keindahan Pantai Kolbano juga dilengkapi dengan adanya landmark yang berupa sebuah batu raksasa yang menjadi ciri khas di Pantai Kolbano ini, penduduk setempat biasa menyebutnya batu besar “Fatu Un”.

Pengunjung juga dapat menaiki batu tersebut untuk melihat keindahan panorama Pantai Kolbano dari ketinggian.

Samudera Hindia yang ada di hadapan muka pantai dengan kombinasi birunya air laut serta hamburan bebatuan berwarna-warni semakin menambah keindahan Pantai Kolbano.

Ada keunikah lain yang membuat kami tertarik.

Beberapa orang yang sedang mencari batu batu warna warni Kolbano yang akan dijual lagi di negera lain seperti Korea.

Batu batu ini bernilai seni tinggi dan dihargai dengan harga yang lumayan.

Kamipun mencari beberapa batu yang akan kami bawa pulang sebagai cinderamata.

Kami menikmati sore ditemani anak anak lokal yang bermain di pantai.

Mereka menyambut kami dengan sangat ramah.

Membuat kami menjadi betah.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *