Good Looking and Good Riding!

Di Indonesia, kustom kultur berkembang dengan sangat pesat. Di dunia otomotif, sebuah motor kustom adalah wujud kreativitas dan kebebasan berekspresi. Karena itu tidak mengherankan jika motor-motor kustom yang lahir juga semakin ‘total’. Ubahan di dalamnya gak jarang termasuk sasis buatan sendiri yang didesain untuk mengejar tampilan akhir sesuai selera builder. Saat ini perkembangan motor kustom di Indonesia sangat luar biasa, motor kustom sudah menjadi tren, anak muda seolah harus memiliki motor yang sesuai dengan diri kepribadiannya sebagai identitas, hal ini juga direspon dengan industri dan bisa meningkatkan ekonomi pasar yang luar biasa. Perhatikan saja sekarang banyak bengkel dimana-mana, banyak festival kustom dimana-mana, dan banyak individu yang semakin percaya diri dengan diri sendiri.

Namun, seperti yang dikutip dari situs gilamotor.com, instruktur safety riding Ikatan Motor Indonesia (IMI), Dyan Dilato mengatakan bahwa motor kustom jelas dipakainya pasti gak enak dan gak safety. Karena itu kreativitas yang berkembang di dunia kustom hendaknya selalu mengedepankan faktor keselamatan berkendara, meski pada dasarnya motor kustom lebih cocok dilihat sebagai sebuah karya seni, dibanding kendaraan yang ideal dan aman buat transportasi.

Menurutku konsep motor kustom itu ada dua prinsip dan aspek, yang merupakan syarat mutlak motor bagus. “Good Looking and Good Riding!” Untuk memenuhi kebutuhan ‘good looking’ tentunya harus sesuai dengan karakter individu penggunanya. Sedangkan untuk aspek ‘good riding’ ya harus disesuaikan juga dengan bentuk fisik dan kenyamanan penggunanya. Jadi nggak bisa disamakan dengan keluaran pabrikan yang semuanya disamaratakan.

Mengendarai sepeda motor memang menjadi pilihan paling praktis dan ekonomis sebagai alat transportasi, baik pribadi maupun keluarga.
Naik motor bisa melakukan ‘selap-selip’ ketika jalanan macet, misalnya. Selain mampu melewati jalan yang relatif kecil, motor juga lebih irit dan ekonomis secara penggunaan konsumsi BBM. Hal yang perlu diperhatikan bagi pengendara motor adalah kesadaran untuk belajar berkendara dengan baik dan aman. Masih banyak kita lihat orang mengendarai motor dengan kebut-kebutan, atau sangat lambat, tidak memperhatikan rambu lalu-lintas, dan lain-lain yang membahayakan dirinya juga orang lain di sekitarnya. Alangkah baiknya jika menyukai motor kustom juga dibarengi dengan kesadaran untuk belajar berkendara dengan baik dan aman. Menurut survey tim safety riding course, lebih dari 50% kecelakaan sepeda motor disebabkan oleh faktor manusia itu sendiri, selain faktor kendaraan dan lingkungan.

Karenanya sekali lagi, menurutku motor kustom yang bagus dan baik itu adalah yang matching dengan karakter pemiliknya. Alasannya ada dua yakni bagus secara mata dan sehat secara fungsi. “Good Looking and Good Riding!”.

Saat ini aku mengoleksi beberapa motor dari berbagai jenis, tipe, dan genre. Motor pertamaku itu Honda 90 yang aku dapet dari bapakku. Motor keduaku Vespa spesial keluaran tahun 1984. Motor ketigaku Honda Tiger yang dimodifikasi menjadi Cafe Racer. Motor ke empat Honda Street Cup 70 cc, motor kelima Yamaha Verago 1100 cc yang aku kustom jadi Boober, dan motor keenam adalah trail, yang merupakan satu-satunya motor yang aku beli baru dari showroom.

Motor trail adalah yang paling sering aku pakai, karena selain aman karena mesinnya baru, dan tidak pernah ada masalah di urusan mesin, motor ini juga cocok untuk segala medan, mau macet-macetan, becek-becekan, kebut-kebutan semuanya bisa. Menyandang predikat seorang biker menurutku nggak sembarangan, karena seorang biker selayaknyaa adalah seseorang yang menggunakan sepeda motor dan mengetahui karakteristik pada sepeda motornya. Baik itu mengerti karakteristik mesin atau bagian-bagian lain pada sepeda motor yang dikendarainya, seperti suspensi, ban, bagian kemudi, hingga kelistrikan, dan sebagainya. Karenanya aku lebih menjadi seorang rider, bukan biker, rider adalah seorang pengendara sepeda motor yang cukup hanya bermodal pengetahuan bagaimana cara mengendarai motor dengan asik.

Saat ini keinginanku untuk menambah motor lagi, belum ada, Karena kesibukanku, motor motor tersebut juga jadi jarang dipakai. Tapi yang ingin aku beli sekarang motor kecil elektrik yang bisa dilipat dan dibawa kemana-mana ketika aku ke luar kota. Kalau ke luar kota kan gak mungkin bisa bawa semua motor-motorku itu. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *