Film Pertamaku ‘Don’t Ask’

Tahun 2005 dengan ‘pede’nya aku mulai membuat film pendek sendiri. Film dengan menggunakan iPhone 3gs ini berdasarkan kisah nyata seorang teman keturunan Tionghoa. Sepanjang usianya, ia selalu dihantui sebuah pertanyaan dalam pertemanan dan percintaan. Film yang meng-capture tentang ‘rasa’ ini bercerita tentang pertanyaan-pertanyaan yang tabu untuk ditanyakan seperti; umur, agama, pekerjaan.

Ofan Rahadi (Ahonk) menjadi pemeran utamanya, dan dibantu sederet aktor lain yang merupakan orang-orang di selingkaranku; Mr. Didik, Nocky, Dita, Nitha, Ajenk Havinhell dan Dochi PWG. Di film ini aku menjadi sutradara, merangkap DOP, sekaligus editornya. Isa Mahendra aku percayai sebagai asisten sutradara. Audionya digarap oleh Ari Soekamti dan Paijo Stripes, pencahayaan oleh Wawak, dan keseluruhan film ini dibantu oleh Raya Differ, Sensen The Dumbest Rockstar, Rio Kribo, Mr. Gaduls.

Mau tahu judulnya? “Don’t Ask!”, Ya, filmnya memang berjudul ‘Don’t Ask’. Saat itu film ini sudah menjadi viral, tapi bukan di dunia maya, melainkan di warnet-warnet seputar Jogja.
‘Don’t Ask’ juga berhasil menjuarai kontes film iPhone di Eropa ‘Best iPhone Short Film’ untuk kategori drama. “lumayan laah ya, untuk pemula.”

Aku juga sempat membuat Indonesian iPhone Film Club, Bersama Goen Rock, yang kini sudah menjadi kameraman ternama di Indonesia. Komunitas tersebut kini sudah bubar tanpa meninggalkan jejak apa-apa. ‘Don’t Ask’ adalah karya pertama, dan aku malu untuk menontonnya lagi saat ini. Hehehe..

Namun dari modal membuat ‘Don’t Ask’ ini kemudian menantangku untuk membuat sesuatu yang lebih lagi. Aku pun lalu memberanikan diri untuk membuat sendiri video klip ‘Long Live My Family’. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *