Belajar VFX di Long Live My Family

Setelah tiga tahun tidak merilis album, di tahun 2010 Endank Soekamti pindah di bawah naungan Nagaswara Music dan melahirkan album Soekamti.com, ini adalah alamat official web yang juga dijadikan judul album keempat Endank Soekamti. Selain album musik, Endank Soekamti juga membuat komik biografi yang dirilis oleh Gramedia dengan judul ‘Long Live My Family’, diambil dari salah satu judul lagu di album ini. ‘Long Live My Family’ adalah sebuah lagu yang didekasikan untuk Kamtis Family yang selalu setia dan ada untuk mensupport Endank Soekamti dalam suka dan duka.

Setelah belajar lewat kamera iPhone, aku tertantang untuk membuat sesuatu yang lebih lagi. Proyek audio visual yang aku kerjakan selanjutnya adalah video klip singel ke tiga Endank Soekamti, ‘Long Live My Family’. Tidak seperti dua singel sebelumnya yang secara musikal menampilkan identitas Endank Soekamti sebagai band rock, penuh dengan beat menghentak dan distorsi, single “Long Live My Family” ini hanya dimainkan oleh gitar akustik, dan Dory Soekamti menjadi lead vokalnya. Lagu ini tercipta dari keakraban serta eratnya kekeluargaan Kamtis Family pada saat masa–masa Endank Soekamti vakum dan tidak mengeluarkan album antara 2007 – 2010. Mereka (Kamtis Family) dimanapun berada, tetap setia mendukung Endank Soekamti.


Video klip ini merupakan karya pertamaku yang menggunakan kamera DSLR dan pertama kali juga membuat visual effect (VFX). Di video klip ini aku menggunakan kamera Canon 7D, dengan lensa 24-70mm seri L. Di video klip ini aku juga pertama kali mengenal dan menggunakan iMac. Untuk pengeditan aku menggunakan software After Effect dan Final Cut Pro yang semuanya kupelajari sendiri lewat tutorial YouTube.

Ada cerita sendiri soal bagaimana aku mendapatkan seperangkat alat editing ini. Saat itu aku juga bekerja sebagai produser musik, dan bilang ke label ada album sebuah band yang sedang di mastering. Pihak label saat itu, Nagaswara juga memberikan modal untuk membuatkan video klip yang aku bilang rencananya akan dibuat oleh Zeroshit (sebuah komunitas film di Jogja). Pada prakteknya, semua dana yang turun aku belikan iMac, dan video klip tersebut aku kerjakan sendiri. Hehee.. tricky ya..
Saat itu aku belum bisa menggunakan komputer tersebut, untuk menyalakan, mematikan, dan meng-install-nya aku minta tolong ke Ulog. Karena itulah aku harus bertanggung jawab kalau hasilnya harus apik, harus bagus. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *