Ada Apa Dengan Anak Laki-Laki?

Dari sejak pacaran, aku sudah membayangkan nama anak-anakku kelak. Satu bulan setelah menikah, ternyata istriku mengandung anak pertama. Hal itu sama sekali tidak membuatku bingung, justru aku malah tenang banget ketika langsung dikaruniai anak. Selama mengandung, aku serahkan semua urusan perbelanjaan anak ke istriku, karena dia yang lebih tahu apa saja yang harus diperlukan.

Nama Godblessyou, Barakallah, dan Swastiastu memang sudah ada di benak, jauh sebelum mereka lahir. Awalnya sih dua anak saja cukup, tapi kehendak-Nya ternyata berbeda, aku dikaruniai tiga anak. Nama yang kuberikan memang nama untuk anak laki-laki.

Kenapa laki-laki? bukan karena aku nggak menginginkan anak perempuan, tapi aku merasa nggak mampu menjaga anak perempuan. Mendidik anak perempuan menurutku harus penuh kehalusan, makanya aku nggak ‘pede’ kalau punya anak perempuan. Sedangkan anak laki-laki akan lebih mudah hidup mandiri. Seorang anak kan akan mencontoh bapaknya, lha aku ini nggak layak untuk dicontoh, pokoknya merasa nggak pantes lah. :p (*)

 

 

One Reply to “Ada Apa Dengan Anak Laki-Laki?”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *